Kepala Madrasah Wajib Tahu! Hasil Rapat KKKMA Bali 2026 Bahas EMIS GTK, TPG, Sulingjar, BOS, dan Madrasah Festival

 

Rapat koordinasi KKKMA _Bali

Jembrana – Sebanyak 70 peserta yang terdiri atas Kepala Madrasah Aliyah se-Bali dan Wakil Kepala Bidang Kurikulum mengikuti Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (KKKMA) Provinsi Bali pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di MAN 1 Jembrana.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, sekaligus menyampaikan berbagai kebijakan terbaru Kementerian Agama yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh madrasah.

Sesi foto bidang pendidikan

Sebelum memasuki acara inti, seluruh kepala madrasah melaksanakan rapat koordinasi internal yang dipandu oleh Sekretaris KKKMA Provinsi Bali, Bapak Alman Rahadi, bersama Ketua KKKMA Provinsi Bali, Bapak Markhaban.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai agenda organisasi, evaluasi program kerja, serta langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan pada semester berjalan. Suasana diskusi berlangsung aktif sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah di Provinsi Bali.

Katim KSKK dan GTK

Pada sesi pembukaan, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali memberikan arahan dan pembinaan kepada seluruh peserta.

Beliau menegaskan bahwa peningkatan kualitas madrasah akan berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

"Ketika kualitas madrasah ditingkatkan, maka kita yakin kualitas pendidikan juga akan meningkat, dan sumber daya manusia akan mengikuti kualitas madrasah."

Beliau juga menyampaikan harapannya agar setiap kepala madrasah memiliki semangat yang kuat dalam memimpin lembaganya.

"Saya mempunyai keinginan bahwa kepala madrasah harus mempunyai semangat yang kuat dan keinginan yang besar agar madrasah berjalan sebaik-baiknya. Kepala madrasah adalah penentu kemajuan madrasah. Karena itu, kepala madrasah harus memiliki inovasi untuk memajukan madrasah."

Pesan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan, serta tata kelola madrasah.

Dalam arahannya, Ketua KKKMA Provinsi Bali, Bapak Markhaban, menyampaikan berbagai informasi penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh kepala madrasah, di antaranya:

  • Pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar).
  • Pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai dasar peningkatan mutu.
  • Perkembangan implementasi EMIS GTK.
  • Pembaruan data SIMPEG bagi guru ASN/PNS.
  • Penginputan jadwal mengajar pada aplikasi EMIS GTK yang telah mulai dilaksanakan.
  • Persiapan Lomba Kemah Berkarakter.
  • Persiapan Madrasah Festival.
  • Sharing Kurikulum Madrasah sebagai wadah berbagi praktik baik antar madrasah.

Seluruh kepala madrasah diminta memberikan perhatian penuh terhadap program-program tersebut serta mengarahkan operator dan seluruh tim madrasah agar setiap tahapan dapat diselesaikan tepat waktu.

Setelah Istirahat, Shalat, dan Makan (ISOMA), kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh dua narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali.

Materi pertama disampaikan oleh Katim KSKK, Ibu Rusmini, yang membahas beberapa program strategis, meliputi:

  • Pelaksanaan Sulingjar.
  • TKA-AN.
  • Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (Kurikulum atau KOM).
  • Penyaluran Dana BOS Semester II.

Seluruh materi disampaikan sebagai pedoman bagi madrasah dalam melaksanakan program pendidikan secara efektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Materi berikutnya disampaikan oleh Katim GTK, Bapak Ilham Hadi, yang menjelaskan berbagai prosedur berkaitan dengan hak dan layanan guru madrasah.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah bahwa proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) kini dilakukan melalui aplikasi EMIS GTK, bukan lagi melalui SIMPATIKA.

Selain itu, beliau kembali menegaskan bahwa seluruh guru ASN/PNS diharapkan segera memperbarui data pada SIMPEG, sehingga data kepangkatan, jabatan, maupun golongan selalu sesuai dengan kondisi terbaru. Data yang akurat akan mendukung kelancaran proses administrasi serta pencairan hak-hak guru.

Sinergi Kepala Madrasah dan Operator Menjadi Kunci Keberhasilan

Berbagai kebijakan yang disampaikan dalam rapat koordinasi ini memerlukan kerja sama yang erat antara kepala madrasah, wakil kepala, guru, dan operator. Kepala madrasah diharapkan tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memastikan setiap program berjalan sesuai jadwal dan seluruh data yang diinput memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

Madrasah Hebat dibangun bukan hanya oleh fasilitas yang baik, tetapi juga oleh kepemimpinan yang visioner, administrasi yang tertib, dan budaya kerja yang penuh tanggung jawab. Ketika kepala madrasah mampu menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki, maka kualitas pendidikan akan tumbuh seiring dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia.

Baca juga : madrasah hebat


_Editor : AA

 

Komentar