| Peringatan Hari Guru Nasional |
Madrasah Aliyah
45 Gianyar menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari
Guru Nasional dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan. Upacara
dilaksanakan di halaman madrasah pada pagi hari dengan diikuti oleh seluruh
guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik.
Pada peringatan
tahun ini, Ahmad Zainul Ma’arif bertindak sebagai Pembina Upacara,
sedangkan seluruh perangkat upacara diemban oleh pengurus OSIM Madrasah
Aliyah 45 Gianyar, yang menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan
kemampuan leadership yang patut diapresiasi.
Upacara
berlangsung tertib, dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan
doa, serta rangkaian standar upacara resmi lainnya. Suasana menjadi semakin
bermakna ketika Pembina Upacara menyampaikan amanat yang kuat, sarat makna, dan
relevan dengan dunia pendidikan saat ini.
Dalam amanatnya,
Pembina Upacara menyampaikan antara lain:
“Guru adalah
pilar utama pembangunan pendidikan. Maju mundurnya suatu bangsa ditentukan oleh
sistem pendidikan yang tanggung jawab besarnya berada di pundak guru.”
Beliau
menegaskan bahwa perjalanan sejarah dunia menunjukkan betapa krusialnya peran
guru dalam pembangunan bangsa. Salah satu contoh yang disampaikan adalah
peristiwa pasca Perang Dunia Kedua ketika bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan
Nagasaki.
“Sejarah
mencatat, setelah Jepang dinyatakan kalah tanpa syarat, Kaisar bertanya kepada
menterinya: Berapa guru yang tersisa? Ia yakin bahwa dari tangan guru-guru
itulah kelak akan lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang baru.” Ahmad
Zainul Ma’arif
Amanat tersebut
menekankan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang, yang efek
keberhasilannya dirasakan lintas generasi. Pembina Upacara mengingatkan bahwa
kesalahan pada sektor lain mungkin bisa diperbaiki dalam waktu singkat, tetapi
kesalahan dalam pendidikan dapat membekas dan memengaruhi pembangunan generasi
bangsa berikutnya.
Oleh karena itu,
beliau menegaskan bahwa sistem pendidikan nasional harus dibangun dengan:
- visi kebangsaan yang menyeluruh,
- perencanaan yang cermat,
- dan pengelolaan yang konsisten dari waktu ke waktu.
Makna
Perayaan
Peringatan Hari
Guru Nasional di Madrasah Aliyah 45 Gianyar tahun ini menjadi refleksi penting
bahwa:
- Guru tidak sekadar pengajar di ruang kelas,
- tetapi pembentuk karakter, peradaban, dan masa
depan bangsa.
Kegiatan ini
diharapkan mampu memperkuat semangat belajar, mengajar, serta hubungan harmonis
antara guru dan peserta didik. Madrasah Aliyah 45 Gianyar berkomitmen untuk
terus menjadi lembaga pendidikan yang berkarakter, unggul, dan berkontribusi
bagi kemajuan bangsa.
Komentar
Posting Komentar