![]() |
| Sholat duha |
Madrasah Aliyah 45 Gianyar,- Sholat Dhuha merupakan salah
satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Dikerjakan pada waktu
pagi setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Zuhur, sholat ini menjadi
simbol rasa syukur kepada Allah atas nikmat kehidupan dan rezeki yang diberikan
setiap hari.
Di Madrasah Aliyah 45 Gianyar, kegiatan sholat Dhuha telah menjadi
rutinitas yang terus ditekankan oleh pihak madrasah. Setiap pagi, guru dan
siswa melaksanakan sholat Dhuha secara berjamaah dengan penuh kekhusyukan.
Pembiasaan ini bukan hanya melatih kedisiplinan dan spiritualitas, tetapi juga
membentuk karakter religius yang menjadi ruh pendidikan madrasah.
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan sholat
Dhuha. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, beliau bersabda:
“Pada setiap persendian salah seorang di antara kalian terdapat
sedekah. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah,
setiap tahlil adalah sedekah, dan setiap takbir adalah sedekah. Dan semua itu
dapat digantikan dengan dua rakaat sholat Dhuha.”
(HR. Muslim)
Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan pada sebagian malam hari bersujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah
kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari dan pada waktu dhuha.”
(QS. Al-Insan: 26)
Ayat dan hadis tersebut menegaskan bahwa sholat Dhuha memiliki nilai yang
sangat tinggi di sisi Allah SWT. Sholat ini menjadi bentuk rasa syukur, sarana
untuk mendekatkan diri kepada-Nya, serta pintu pembuka rezeki.
Madrasah Aliyah 45 Gianyar terus mengajak seluruh warga madrasah untuk istiqamah
dalam menjalankan sholat Dhuha. Kepala dan para guru berharap agar semangat
ibadah ini tidak hanya berhenti di lingkungan madrasah, tetapi juga terbawa ke
rumah dan kehidupan sehari-hari.
Ayo, yang belum tergugah hatinya, mari segerakan untuk ikut sholat
Dhuha!
Biarkan cahaya Dhuha menyinari hati kita, menumbuhkan rasa syukur, dan
menguatkan iman dalam setiap langkah menuju ridha Allah SWT.
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

Komentar
Posting Komentar